Senin, 23 Juli 2012

"Kenanglah Mama yang Menyangimu"

Untuk mama yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi.
Ingatlah kawan, ketika mamamu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyayak dengan kedua selimut yang membalut tubuhmu… ingatkah kawan ketika jemari mama mengusap lembut kepalamu… dan ingatlah kawan ketika air mata menetes dari mata mamamu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?
Kawan.. sesekali jenguklah mamamu yang selalumenantikan kepulanganmu di rumah yang dulu kau di lahirkan, kawan… kembalilah mohon maaf pada mamamu yang selalu rindu akan senyumanmu simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segera jengeklah mamamu yang berdiri menentimu di depan pintu sampai malampun kian ralut
Kawan… jangan biarkan engkau kehilangan, saat saat yang akan kau rindukan di masa dating, ketika mamamu telah tiada…tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita… tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia.yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya,yang ada hanyalah baju yang di gantung di lemari kamarnya,tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan, tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit.. tak ada lagi dan takan ada lagi yang meneteskan air mata dan mendo’a kan mu di setiap hembusan nafasnya.
Kawan… kembalilah segera… peluklah mama yang selalu menyangimu, ciumlah kaki mama yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Kawan berdoa’lah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya jangan engkau menyesal di masa datang kembalilah pada mama yang selalu menyayangimu… kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya
Mama maafkan aku sampai kapanpun tak akan terbalas budi baik mu
Hanya untaian do’a untukmu… semoga ALLAH membalas budi baikmu.
Wahai Allah… ampunilah dan kasihanilah ia
Sebagaimana ia mengasihaniku sewaktu aku masih kecil.
Mama… engkau selalu berada di dalam hatiku.. tiap jengkal dan hembusan nafasku semoga bahagia selalu menyertaimu.
Mama… aku sayang padamu
Mama… maafkan aku..
Dari anakmu,yang selalu akan rindu akan pelukan dan cinta kasihmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar